June 28, 2017

6 Alasan Kenapa Kamu Tak Seharusnya Balikan dengan Mantan

6 Alasan Kenapa Kamu Tak Seharusnya Balikan dengan Mantan

Setelah putus jalinan dengan pasangan – rasa ragu-ragu, kesepian, dan godaan ingin kembali menjalin hubungan dengannya tentu kerap dirasa. Bahkan, terkadang kamu mulai menciptakan ilusi bahwa mantan dapat berubah dan kalian bisa menjalin hubungan yang bahagia. Padahal, tanpa disadari kamu sedang menjebak diri sendiri. Ungkapan “manusia berhak mendapat kesempatan kedua” pun makin menjeratmu agar percaya bahwa dia yang telah menggurat luka memang berhak diberi kesempatan sekali lagi.

Tapi apa iya harus dengan balikan lagi? Yakin jika sekali lagi mengulang kisah yang sama, maka luka yang kamu punya tak makin banyak jumlahnya? Sebelum kamu salah mengambil keputusan, ada 6 hal ini yang layak dijadikan pertimbangan.

1. Kalian memiliki alasan yang kuat untuk berpisah. Jika kamu dan dia kembali bersama, yakinkan tak akan terulang kesalahan yang sama?

Ada alasan kuat yang membuat kamu dan mantan mengakhiri hubungan asmara. Kamu dan dia tentunya sudah memiliki alasan tersendiri kenapa hubungan asmara yang dulu ada tak bisa dilanjutkan lagi. Ada deretan kesalahan serta luka yang sempat menghiasi hubungan kalian berdua.

Jika memang kamu dan dia balikan, yakinkah kalian tak mengulang kesalahan yang dulu pernah dilakukan? Yakin kamu dan mantan bisa saling menerima prinsip masing-masing? Apabila kamu tak cukup yakin, lantas mengapa buang-buang waktu untuk menjalin hubungan asmara dengan orang sama yang dulu pernah membuat luka?

 

2. Kesalahan yang pernah diperbuatnya tentu menggurat sakit luar biasa. Kamu tak perlu menyiksa diri dengan kembali mengorek luka lama.

Kamu tentu masih ingat benar pada perbuatannya yang dulu sempat membuat hatimu rapuh. Butuh berhari-hari agar luka ini bisa mengering dan sembuh. Dukungan dari keluarga, curahan hati kepada para sahabat, serta usaha untuk berdamai pada masa lalu dan diri sendiri sempat jadi makanan sehari-hari.

Sudah siapkah kamu mundur ke fase terburuk dalam hidupmu ini sekali lagi demi mempersilahkan masuk dia yang pernah melukai? Bukankah ini sama artinya dengan perjuanganmu untuk menyembuhkan luka akan jadi sia-sia?

 

3. Jangan terjebak dengan ungkapan “setiap manusia berhak atas kesempatan yang kedua”, toh selama menjalin hubungan kesempatan untuk berbenah selalu tersedia.

Tentu saja tiap manusia berhak memiliki kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahannya. Namun, jangan sampai ungkapan ini menjeratmu untuk berbalikan lagi dengan dirinya. Sejatinya selama menjalin hubungan, kamu dan dia sudah saling memberi kesempatan untuk berbenah. Tak perlulah alasan “memberi kesempatan kedua” muncul sebagai excuse agar kamu dan mantan bisa balikan.

Sebagai catatan juga, memaafkan dan berbaikan dengan mantan tak harus ditandai dengan rujuknya hubungan kalian berdua. Kamu dan dia bisa kok saling memaafkan hanya dengan menjalin pertemanan. Itung-itung sebagai upaya untuk menjaga hati sendiri, supaya bentuknya tak lagi pecah berantakan.

 

4. Wanita atau pria masih banyak di luar sana, jangan hanya berhenti pada dia saja. Beri kesempatan manusia lainnya untuk masuk dalam kisahmu dan jadi tokoh utama.

Mungkin memang kamu sulit untuk melupakan sosoknya yang pernah menjadi pemilik tunggal hatimu, namun bukan berarti kamu harus berhenti pada dirinya seorang. Ingat bahwa di luar sana masih banyak manusia lainnya yang juga memiliki kesempatan yang sama untuk memenangkan hatimu.

Yang sudah lalu biarlah berlalu, sekarang yang wajib kamu lakoni adalah membuka hati dan memberi kesempatan pada orang lain untuk menjadi tokoh utama dalam kisahmu. Bahkan mungkin bisa jadi cerita yang kamu jalin dengan orang lain justru lebih membahagiakan.

 

5. Kamu mungkin masih punya perasaan yang dalam. Tapi hubungan tak bisa bertahan hanya karena cinta saja, pertimbangkan juga hal-hal lainnya!

Semua kisah cinta itu istimewa, tak terkecuali dengan kisahmu dengan sang mantan. Sudah banyak kenangan manis yang terpatri. Kejutan kecil hingga kebiasaannya yang diam-diam kamu hafal di luar kepala. Kamu pun menyadari walau hubungan kalian telah usai, masih ada cinta di sana. Namun, jangan jadikan ini alasan utama untuk balikan. Bersikaplah rasional dan pertimbangkan banyak hal matang-matang sebelum kamu kembali ke pelukannya.

 

6. Setiap manusia yang singgah dalam hidupmu membawa pelajaran tersendiri. Yakinilah bahwa peran mantan sudah cukup porsi dan harus diakhiri.

Di dalam hidup ini kita memang sengaja dipertemukan oleh berbagai rupa manusia yang bisa memberikan pelajaran tersendiri. Semua orang yang pernah singgah di hidup memiliki porsinya, tak terkecuali sang mantan. Dia yang pernah hadir di hidupmu sudah cukup mengajarkan banyak hal.

Dari dirinya kamu belajar berbenah, kamu pun belajar bagaimana cara bersabar dan menjadi pribadi yang lebih kuat lagi dengan menyembuhkan luka sendiri. Jika dari dirinya kamu sudah cukup banyak belajar, maka ini waktunya kamu untuk mengambil pelajaran dari manusia lainnya.

 

Segala keputusan tentu ada di tanganmu. Namun, kamu harus ingat bahwa banyak kebaikan yang akan kamu dapat ketika menatap masa depan dan berhenti menengok ke belakang.

 

Sumber : http://www.hipwee.com/