June 24, 2017

Unik nya Bunga Bleeding Heart

Unik nya Bunga Bleeding Heart

Katadia.com – Bunga bleeding heart atau dengan nama lain venus car, dutchman’s, bunga lyre atau ada beberapa orang yang menyebut bunga hati. Ditemukan pertama kali di Cina pada 1846 oleh Robert Fortune, seorang botanis asal Skotlandia. Bunga yang berasal dari family Fumariaceae, genus Lamprocapnos dan spesis L. Spectabilis ini memiliki bentuk yang unik.

Bunga yang tumbuh di wilayah Asia Timur ini merupakan bunga yang tidak tahan akan cuaca panas. Kalau pun ditanam di daerah yang bercuaca panas, diharuskan pada tanah yang lembab. Bunga ini tumbuh menggantung pada batang yang bisa menghasilakan 3-15 bunga. Memiliki bentuk hati, kelopak luarnya berwarna merah muda dan bagian dalamnya berwarna putih, akan tetapi ada juga yang seluruhnya berwarna putih. Biasanya mekar di awal musim semi atau pertengahan musim panas dan dapat berukuran 2-5 cm.

Ada beberapa kisah yang beredar mengapa bunga ini berbentuk seperti hati yang mengeluarkan darah. Dikisahkan dahulu kala, hidup seorang putri yang cantik. Banyak pemuda dan pangeran dari negeri tetangga yang jatuh hati padanya, tetapi sang putri tidak merasakan hati yang berdebar saat berjumpa dengan pemuda-pemuda itu.

Hingga pada suatu hari, ada seorang pemuda, anak petani yang mengantar hasil buruan untuk keluarga kerajaan. Sang putri berpapasan dengannya dan merasakan ada debar aneh dalam jantungnya. Itulah perasaan jatuh cinta, cinta pertama sang putri. Debaran yang sama dirasakan sang pemuda, mereka saling jatuh cinta.

Kisah cinta antara putri raja dan rakyat jelata tidak pernah mudah. Sang raja tidak setuju jika putrinya harus menikahi pemuda pemburu. Agar mereka berpisah, sang raja pura-pura membuat sebuah tantangan, jika sang pemuda bisa membunuh seekor ular raksasa di dalam hutan, maka dia bisa menikahi sang putri.

Sang pemuda menyanggupi. Dia gigih dengan niat membunuh ular raksasa yang menurut para warga sering memakan domba dan sapi. Dengan bekal belati dan keberanian, dia berhasil membunuh ular raksasa. Raja tidak suka dengan keberhasilan tersebut, sehingga diam-diam dia memerintahkan prajuritnya untuk membunuh sang pemuda.

Putri mendapat kabar bahwa pria yang dicintai meninggal saat melawan ular raksasa. Rasa sedih mendera sang putri cantik. Berhari-hari dia menangisi kepergian sang pemuda. Hingga pada suatu malam, dia mendengar percakapan ayahnya bahwa dialah yang bertanggung jawab atas kematian sang pemuda.

Mendengar hal itu, sang putri mengambil belati yang ada di kamar tidur ayahnya. Putri cantik itu menancapkan belati di bagian jantungnya. Dia bersumpah akan terus hidup dan menjadi saksi bahwa cinta sejati itu ada. Dengan jantung berdarah, sang putri meninggal. Seperti dongeng pada umumnya, keinginan sang putri dikabulkan.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Sejak saat itu, setiap musim semi, akan bermekaran bunga-bunga berbentuk hati warna merah muda, merah atau putih. Para warga kerajaan percaya bahwa bunga itu adalah jelmaan sang putri, sehingga diberi nama, Bleeding Heart, jantung yang berdarah.

Sumber : http://www.female.com