June 24, 2017

Lima Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan Setelah Pukul 7 Malam

Lima Kebiasaan Buruk yang Sering Dilakukan Setelah Pukul 7 Malam

Katadia.com – Banyak orang mungkin tidak menyadari, melakukan kebiasaan tertentu setelah pukul tujuh malam bisa memengaruhi kesehatan. Seperti misalnya terlalu lama menonton TV atau masih melihat gawai.

Sebagai bahan pertimbangan, kebiasaan buruk ini mungkin bisa diubah. Berikut ulasannya, seperti dikutip Times of India, Rabu (18/5/2016):

1. Tidak mengganti pakaian kerja

Ya, banyak pekerja yang pulang, dan melakukan aktivitas di rumah tanpa mengganti pakaiannya. Bukan hanya masalah kebersihan namun, hal pertama yang harus Anda lakukan saat baru sampai rumah adalah mencuci muka dan tangan serta berganti pakaian. Jika memungkinkan, mandi.

2. Minum air putih

Ada berapa banyak air yang Anda minum di pagi hingga sore hari? Faktanya, kebanyakan pekerja lebih sering minum kopi, dan minuman manis lainnya ketimbang air putih. Jadi apa salahnya, bila Anda sampai rumah segera minum air putih.

3. Mencemil

Berapa banyak dari Anda menikmati secangkir teh di malam hari? Itu saja sebenarnya bukan masalah besar. Namun apakah Anda juga menyertai makanan ringan, gorengan atau biskuit setelah pukul tujuh malam?

Nah, minum teh sebenarnya bukan ide yang bagus karena teh kaya antioksidan yang bisa meningkatkan konsentrasi. Meminumnya di malam hari malah akan membuat Anda sulit bersantai dan beristirahat.

4. Menonton TV terlalu lama

Ini kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan. Menonton TV, dengan asumsi itu waktu terbaik untuk santai. Oke, Anda boleh menonton tapi jangan lebih dari 30 menit. Sisanya habiskan waktu sebelum tidur dengan membaca buku.

Membaca buku–tapi buku berbentuk fisik, dan bukannya buku elektronik atau e-book–akan membantu tidur Anda jadi lebih nyenyak dan Anda pun juga bisa cepat terlelap.

5. Lupa menyikat gigi

Saking serunya menonton TV dan mencemil, kadang Anda lupa menyikat gigi. Hal ini akan menyebabkan kotoran menumpuk dan memicu gigi berlubang. Anda tidak ingin mengalami sakit gigi, bukan?

(Liputan6)