June 26, 2017

Chip Komputer Tiru Otak Manusia di Ciptakan

Chip Komputer Tiru Otak Manusia di Ciptakan

katadia.com – Ilmuwan asal Amerika Serikat mengembangkan chip komputer yang dapat meniru cara kerja otak manusia. Chip komputer masa kini diketahui mengandung miliaran transistor berskala nano yang rumit.

Dilansir Indiatimes, Jumat (16/8/2013), tim ilmuwan yang salah satunya berasal dari India mengembangkan chip komputer canggih yang meniru otak manusia. Dengan miliaran transistor, memungkinkan chip untuk memiliki kecepatan dan performa tinggi serta biasanya digunakan untuk perangkat mobile seperti smartphone.

Meskipun kemampuan chip terkini mampu menangani ribuan tugas, tetapi tidak satupun yang dapat menandingi kemampuan komputasi pada otak manusia. Untuk itulah peneliti dari Boise State University mencoba mengembangkan chip komputer yang lebih mutakhir.

“Dengan meniru miliaran otak interkoneksi dan kemampuan pengenalan pola, kami mungkin akhirnya memperkenalkan paradigma baru dalam kecepatan dan kekuatan. Ini memungkinkan sistem yang mencakup kemampuan untuk belajar, beradaptasi dan merespon lingkungan mereka,” jelas peneliti Elisa Barney Smith.

Keberhasilan proyek ini terletak pada ‘memristor’, yang merupakan resistor yang bisa diprogram menjadi resistensi baru oleh aplikasi electrical pulses. Memristor pertama kali dihipotesiskan untuk hadir di 1972 (bersama dengan resistor, kapasitor dan induktor).

Penelitian tim didasarkan pada karya terbaru dari para ilmuwan yang telah mengetahui algoritma matematika untuk menjelaskan interaksi listrik antara sinapsis otak dan neuron. “Dengan menggunakan model ini dalam kombinasi dengan perangkat teknologi baru yang menunjukkan respon listrik mirip dengan sinapsis saraf, kami akan merancang chip komputasi yang sama sekali baru, yang meniru bagaimana otak memproses informasi,” terangnya.

Kabarnya, chip baru ini akan mengonsumsi daya ditingkat terendah ketimbang prosesor komputer saat ini. Ini akan membuka pintu baru untuk elektronik berdaya rendah yang ditujukan untuk aplikasi dengan sumber daya energi yang langka, seperti penggunaan misi di luar angkasa, sensor lingkungan atau implan biomedis.