June 26, 2017

Tiga Penyakit yang biasanya Muncul setelah Lebaran

Tiga Penyakit yang biasanya Muncul setelah Lebaran

katadia.com – Setelah Lebaran berlalu, ada tiga penyakit yang biasanya muncul.

“Ada tiga kelompok penyakit yang akan terjadi di masa Lebaran ini, yaitu penyakit akibat kelelahan, penyakit Kronis yang kambuh saat Lebaran dan Penyakit akibat ketiadaan pembantu,” papar Dr dr H Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI RSCM.

Penyakit akibat kelelahan biasanya terjadi setelah seseorang melakukan perjalanan mudik yang melelahkan. Ini adalah penyakit infeksi pernafasan dan diare.

“Sebagaimana kita ketahui, untuk sampai di kampung halaman saat mudik Lebaran, seseorang harus melakukan perjalanan yang melelahkan, baik dengan kendaraan sendiri maupun kendaraan umum. Selain itu, saat berbuka serta sahur selama dalam perjalanan cenderung mengonsumsi makanan yang tidak cukup dan seadanya saja. Sebagian besar pemudik bahkan hanya mengonsumsi makanan dan minuman yang didapat selama perjalanan atau dibawa selama perjalanan,” terangnya.

Kondisi tersebut menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Jika hal itu terjadi, para pemudik mudah terkena penyakit flu atau infeksi saluran nafas atas. Tidak hanya itu. Kebersihan makanan yang dipertanyakan juga membuat pemudik mudah terkena diare. Kedua penyakit ini didominasi para pemudik yang baru tiba di kampung halaman.

Keluhan lain yang muncul ialah sakit kepala dan pegal akibat kurang istirahat serta kurang bergerak saat di dalam kendaraan. Keluhan tersebut bertambah akibat pemudik kurang beristirahat. Biasanya, begitu tiba di kampung halaman, mereka tidak segera beristirahat karena asyik bersilaturahmi dengan keluarga. Problem tersebut dapat diatasi dengan mengambil istirahat yang cukup.

Penyakit kronis juga berpotensi kambuh setelah Lebaran. Ketika mengunjungi sanak saudara, pemudik biasanya mengonsumsi aneka makanan dan minuman. Makanan tersebut tinggi lemak, manis, dan asin. Minuman kalengnya pun bersoda. alhasil, orang-orang yang berpenyakit kronis bisa mengalami kekambuhan. COntohnya saja, pasien berpenyakit kencing manis yang gula darahnya tidak terkontrol, lalu pasien berpenyakit tekanan darah tinggi yang tekanan darahnya tidak terkontrol, serta pasien hiperkolesterol atau asam urat tinggi.

Adapun penyakit akibat ketiadaan pembantu timbul akibat rumah kurang dibersihkan karena pembantu dan petugas pembuang sampah sedang libur. Kondisi tersebut biasanya menyebabkan lalat, nyamuk, dan tikus berkeliaran pada sampah yang menumpuk.

“Lalat jelas membawa berbagai penyakit infeksi usus, baik hanya diare maupun penyakit berat seperti demam thypoid. Tikus merupakan vektor yang penting untuk terjadi penyakit demam kuning atau leptospirosis. Nyamuk, terutama yang berada di sekitar rumah aedes aegypti yang membawa virus DHF,” ungkapnya.

Ketiadaan pembantu menjadi masalah bagi ibu rumah tangga yang tidak pulang kampung. Mereka cenderung menyimpan makanan sebanyak-banyaknya di kulkas. Selain itu juga ada kecenderungan menyimpan makanan di meja makan atau pada suhu kamar dalam waktu lama dan lupa memanaskannya kembali.

Pada saat penyimpanan juga perlu diperhatikan agar tidak menyimpan makanan matang berdekatan dengan makanan matang

(metrotvnews)