June 27, 2017

Halmahera Utara Eksotisme yang Tak Lekang oleh Waktu

Halmahera Utara Eksotisme yang Tak Lekang oleh Waktu

katadia.com – Saat akan berkunjung ke Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, yang terlintas dalam benak adalah sinar matahari yang sangat menyengat.

Berbagai perlengkapan untuk melindungi diri dari sengatan matahari sudah dipersiapkan. Mulai dari kaos tangan, krim pelindung kulit, topi lebar, dan kacamata hitam sudah lengkap tersedia.

Sepanjang kunjungan ke desa Bale, Kecamatan Galela Selatan bersama Wahana Visi Indonesia terlihat jelas betapa tanah Halmahera Utara sangat subur.

Keberadaannya yang dikelilingi gunung Dukono di Tobelo sangat berperan dalam kesuburan tanah.

Tidak heran jika potensi ekonomi di Halmahera Utara fokus pada aktivitas pertanian, perkebunan, dan kemudian disusul dengan potensi kelautan, perikanan, dan pariwisata.

Terik mentari baru dirasakan saat kami mengunjungi sejumlah pantai yang terbentang indah di sepanjang Halmahera Utara. Terdapat sejumlah pantai indah yang dapat dikunjungi sepanjang perjalanan dari pelabuan Sofifi ke Tobelo.

Salah satu pantai yang layak dijadikan pusat wisata adalah Pantai Luwari yang terletak di desa Luwari, Kecamatan Galela Selatan, Tobelo Utara.

SAJIAN KULINER

Saat berwisata di Halmahera Utara, kita akan dimanjakan dengan masakan laut dengan bahan baku yang masih sangat segar.

Ikan yang ditangkap dan diolah untuk disajikan kepada pengunjung tidak pernah dibudidayakan di kolam-kolam ikan, melainkan dibesarkan di dalam danau.

Ketika akan diolah, ikan-ikan tersebut langsung ditangkap di danau, dan baru kemudian dipindahkan ke petak-petak kolam.

Kuliner di Halmahera Utara kurang lebih sama dengan yang disajikan di Halmahera Barat. Untuk pencinta wisata kuliner, Halmahera Barat memiliki segudang makanan tradisional yang perlu dicicipi.

Kuliner-Maluku-Utara

Wisata kuliner dalam arti normal hingga ekstrem dapat Anda temukan di tempat ini.

Di sini Anda dapat menemukan makan khas Papeda yang berbahan sagu, dan bertekstur mirip lem, agak hambar, dan dimakan bersama sup ikan Kuning. Nasi Jaha, yang sekilas seperti lemper tapi tanpa isi daging, yang terbukat dari beras ketan dan dibungkus dengan daun pisang.

papeda-025

Anda juga akan dimanjakan dengan sejumlah makanan berbahan ikan. Dua menu khas ikan dari kabupaten ini adalah ikan Dabu-dabu Manta yang dibuat seperti sup ikan dengan campuran rempahrempah yang menguatkan rasa sup ini.

kpigohuikanctt

Menu ikan berikutnya adalah Gohu ikan yang dibuat dari ikan tuna atau cakalangan yang masih segar atau mentah, diberi rempah-rempah, dan dipotong-potong kecil seperti makanan Jepang, Sashimi.

Jika penasaran dengan menu makanan ekstrem yang ada di kabupaten ini, tidak ada salahnya jika Anda mengunjungi desa desa Susupu, kecamatan Sahu. Di sini Anda dapat menemukan makanan bernama Sabeta atau ulat sagu.

Ulat sagu ini berwarna putih seukuran jempol orang dewasa. Cara mengolahnya, ulat ini dibakar hiduphidup, hingga kulitnya cokelat mendekati kehitaman.

Ulat-Mulong

Saat dibakar, aroma yang tercium mirip seperti membakar sate kambing.

Sabeta yang dibakar hingga garing, rasanya lebih renyah. Sebelum dimakan, sabeta yang sudah matang dimakan dengan sambal colo-colo, yakni sambal mirip sambal dabu-dabu. Biasanya, masyarakat Halmahera Barat memakannya dengan pisang groho yang tua.

IMG_3102

Pisang ini dibakar bersama kulitnya hingga matang, dan aroma pisang menguar dengan kuat.

Anda berani mencobanya?

Tip Berwisata ke Halmahera Utara

• Perjalanan dari andara Sultan Babullah, Ternate menuju Pelabuhan Kota Baru hanya sekitar setengah jam. Anda dapat menyewa mobil yang banyak dijumpai di airport. Biaya sewa sekitar Rp150.000.

• Dari pelabuhan Kota Baru ke Pelabuahan Sofifi dapat dilakukan dengan menumpang kapal feri yang berdurasi 45 menit. Tarif kapal feri sebesar Rp50.000 per orang. Jika Anda menyewa kapal secara rombongan sebanyak 8-10 orang akan dikenakan biaya Rp250.000 hingga Rp500.000.

• Dari Pelabuhan Sofifi ke kkota Halmahera di Tobelo, membutuhkan waktu selama 4 jam. Sewa mobil akan dikenakan biaya Rp500.000.

• Selama berkunjung ke Halmahera Utara, jangan lupa selalu membawa tisu karena tidak semua restoran dan kamar mandi menyediakannya.