June 28, 2017

Tips Menyusui 48 Jam Pertama

Tips Menyusui 48 Jam Pertama

Katadia.com – Sejumlah studi membuktikan, ASI bukan hanya mengandung zat gizi dan kekebalan tubuh bagi bayi, namun juga dapat melindungi ibu dari risiko kanker payudara.

Meskipun ada banyak langkah penting dalam menciptakan pengalaman keberhasilan menyusui berikut ini ada lima tips berharga dari konsultan laktasi bersertifikat, Elena Vogel, yang mungkin bisa membantu Anda dalam memberikan ASI, seperti dikutip Fit Pregnancy, Senin (1/8/2016):

1. Pentingnya kontak kulit

Lakukan kontak kulit dengan bayi sebanyak yang Anda bisa dalam beberapa hari pertama. Mulai dari membaringkan bayi di dada Anda, perut, dan sebagainya. Ketika bayi menerima sentuhan, dia akan lebih sering meminta ASI.

Selain itu, ketika Anda tak berjarak dengan bayi, hal ini akan memudahkan ibu memberikan ASI karena dia tenang.

2. Tak masalah jika bayi ingin ASI terus menerus

Hal yang normal bila bayi selalu ingin ASI sepanjang waktu. Faktanya, bayi akan sering menyusu atau lebih dari 8 kali dalam 24 jam. Tak perlu khawatir, dia kekenyangan atau kegemukan. Dia justru akan terhindar dari penyakit kuning.

Kenali setiap tanda bayi ingin menyusu seperti menjulurkan lidah, meletakkan tangannya di mulutnya, mengunyah selimut, atau ingin menghisap. Semakin Anda menyusui, susu Anda lebih banyak. Hal ini mungkin melelahkan, namun ingat, bagi bayi, ASI sangat berharga untuk tumbuh kembangnya kelak.

3. Bayi tak peduli puting luka

Idealnya, bayi akan suka bila puting terasa lembut. Namun tak menutup kenyataan, puting beberapa ibu mengalami luka saat menyusui. Tak perlu khawatir akan kenyamanan bayi, karena bayi hanya akan tenang bila dia bisa mendapatkan ASI.

Begini kuncinya, jika bayi minum ASI hanya pada puting susu, tanpa areola di mulutnya maka puting Anda pasti terluka. Selanjutnya, ketika bayi minum ASI dengan baik, ia akan mampu menghapus kolostrum dari payudara sehingga Anda tidak akan mengalami luka.

Jika Anda merasakan sakit ketika bayi mengisap, segera minta bantuan pada konsultan laktasi di beberapa rumah sakit.

4. Jaga bayi tetap terjaga saat menyusui

Saat menyusui, bayi seringkali mengantuk. Memang hal ini sangat nyaman bagi mereka. Tapi ketahuilah, jika bayi dibiarkan tidur saat menyusui 48 jam pertama, dia tidak akan mendapat kolostrum–nutrisi paling penting dan pada gilirannya tidak merangsang produksi ASI pada payudara.

Bila ini terjadi, bayi akan kehilangan berat badan dan lebih sering mengantuk. Jadi, penting untuk menjaga bayi terjaga dan mendorong dia untuk terus mengisap dan membantunya menelan (seperti gerakan rahang besar). Menggosok kepala atau kakinya, mengangkat lengannya, tegas memijat punggungnya, sebelum dia tidur kembali.

Segera tanyakan pada petugas kesehatan bila bayi telah kehilangan 10 persen dari berat lahirnya, sangat mengantuk atau sangat rewel saat makan, atau puting Anda sangat sakit.

Sumber: Liputan6.com